This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label singapura. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label singapura. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Juli 2010

Singapura Jadikan Batam Pusat Pembuangan Pakaian Bekas

Patroli Keamanan Laut (Patkamla) Pangkalan TNI AL (Lanal) Batam berhasil menggagalkan penyelundupan pakaian bekas oleh KM Cempaka dari Singapura tujuan Batam di Perairan Sambu Kecil pada hari Selasa(27/5).

K adispen TNI AL Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul, SE, di Jakarta, Rabu (28/5) mengatakan Kapal Angkatan Laut (KAL) Sea Wolf dan Sea Hunter yang melaksanakan patroli rutin telah menghentikan KM Cempaka yang merupakan target operasi Lanal Batam di Perairan Sumbu kecil tepatnya posisi 01 11 00 U 10352 00 T.

KM Cempaka tersebut diduga melakukan tindak pidana pelayaran yaitu tidak dilengkapi Port Clearence(Surat Persetujuan Berlayar) dan pelanggaran kepabeanan, dan setelah dilakukan pemeriksaan oleh anggota TNI AL ditemukan lebih kurang 1.400 karung pakaian bekas yang sedianya akan diselundupkan ke Batam.

Dari keterangan Pasintel Lanal Batam, Mayor Budi Askita didapatkan pengakuan dari Nahkoda Kapal KM Cempaka, Hidayat bin Jamil, bahwa KM Cempaka semula membawa 2.000 karung pakaian bekas namun 600 karung telah dipindahkan ke KM Berkat Mandiri, yang telah tertangkap dalam patroli rutin Lanal Batam pada 14 Mei 2008.

Modus operandi penyelundupan tersebut, barang dibawa dari P. Dua Singapura melalui Perairan Sambu Kecil perairan sebelah timur P. Sambu selanjutnya menuju ke

Tanjung Riau Batam untuk selanjutnya dipindahkan ke kapal-kapal kecil masuk ke Tembilahan.

Selanjutnya KM Cempaka beserta ABK sebanyak 4 orang beserta barang buktinya dibawa ke Pangkalan TNI AL Tanjung Sengkuang Batam untuk proses penyelidikan awal

Senin, 28 Juni 2010

Imigran Gelap Singapura dan Malaysia Urus KTP untuk Menikah dan Bisnis

Untuk apa orang Singapura, Malaysia dan warga negara asing lainnya memiliki KTP Batam? Jika ditanyakan pada seorang wanita yang bersuamikan orang Singapura, mereka akan menjawab untuk memudahkan proses pernikahan mereka di Batam. Selain itu, warga negara asing yang memiliki KTP Batam juga untuk bisnis dan membeli rumah.

Seperti apa yang diungkapkan Jamilah (30-an), sebut saja begitu. Menurut warga Sekupang itu, banyak biro jasa yang bisa menguruskan buku nikah jika ada wanita Batam yang ingin menikah dengan orang Singapura. Biasanya, pengurusan buku nikah itu dipaketkan dengan KTP calon suami.

“Harganya sekitar Rp2 juta-an. Itu sudah satu paket,” tuturnya.

Sang calon suami diuruskan KTP Batam, karena jika masih ber-KTP Singapura, proses pembuatan buku nikahnya cukup rumit dan bertele-tele. “Karena kita sudah punya KTP dan KK Batam, suami tinggal ikut. Pengurusanny biasanya lewat calo,” katanya.

Meski memiliki KTP Batam, suaminya yang berwarga negara Singapura tetap bekerja dan tinggal di Singapura. “Di Batam paling seminggu sekali,” ujarnya.

Ada juga calo yang menguruskan KTP orang asing yang ingin berbisnis atau membeli rumah di Batam. Karena orang asing masih belum bisa membeli rumah di sini, biasanya mereka menggunakan KTP Batam. “Harga rumah di Batam lebih murah dibandingkan Singapura atau Malaysia. Setiap kali ke Batam, mereka tinggal menginap di rumahnya sendiri,” tukas calo tersebut.

Padahal, keberadaan orang Singapura yang memiliki KTP Batam keberadaannya cukup riskan. Banyak yang akhirnya digerebak aparat. Ada yang diperas untuk mengeluarkan uang jutaan rupiah dan lain-lain.